0

Ajahn Chah

Sabtu, 24 Maret 2012
Share this Article on :
jika ANDA membiarkan sesuatu berlalu Yang Kecil. Nama dan Kembali Akanmenemukan kedamaian Yang Kecil juga. Jika ANDA membiarkan lebih BANYAK Hal Yang berlalu. Nama dan Kembali Akan meraih lebih BANYAK kedamaian. Jika ANDAbenar-benar membiarkan seluruhnya berlalu. Nama dan Kembali Akan mendapatkanseluruh kedamaian (Ajahn Chah)




Mulia Ajahn Chah Subhaddo (Chao Khun Bodhinyana Thera) (Thai: ชา สุ ภั ท โท, diejaAchaan Chah, sesekali dengan kehormatan gelar Luang Por dan Phra; 17 Juni 1918 -16 Januari 1992) adalah guru yang berpengaruh dari Buddhadhamma dan pendiri duabiara utama dalam Tradisi Hutan Thai.
Dihormati dan dicintai di negaranya sendiri sebagai orang yang sangat bijaksana, ia juga berperan penting dalam membangun Theravada Buddhisme di Barat. Dimulai pada1979 dengan berdirinya Cittaviveka (umumnya dikenal sebagai Biara Buddha Chithurst)di Inggris, Tradisi Hutan Thai dari Ajahn Chah telah menyebar di seluruh Eropa, AmerikaSerikat dan persemakmuran Inggris. Pembicara dhamma dari Ajahn Chah telah direkam, ditranskripsi dan diterjemahkan ke beberapa bahasa.
Lebih dari satu juta orang, termasuk keluarga kerajaan Thailand, menghadiripemakaman Ajahn Chah pada tahun 1992. Dia meninggalkan warisan, mahasiswa dan beberapa biara


Artikel Terkait:

0 komentar :

Posting Komentar

Spammer Delete ! Thanks udah memberikan komentarnya
Komentar yang menurut pengelola mengandung hal yang dapat merugikan akan di delete !